Glitter Words

Cocok untuk anda yang ingin mengakhiri hidup, patah semangat, stress dan depresi

Rabu

Teruntukmu

0 komentar

"Saya Lelaki….”
“Dan sebenarnya pun aku tau.."

Aku tahu, Kamu sungguh sebenarnya menghargai usaha yang ku lakukan.
dan yang Kamu harus tau, Aku selalu bersungguh-sungguh untuk mu yang ku sayangi!
hanya saja Aku butuh Kamu tersenyum ketika Aku merasa lelah, hampir putus asa, dan sungguh Aku akan kembali mengerjakan itu untuk mu. semua! hanya karena mu...
dan ya! Aku pun tahu. bahwa ketika Kamu hanya diam dan meperlihatkan bahwa kamu bosan, kamu ingin Aku tetap sabar. tapi Aku tidak mau terlihat tidak bisa mengerti Kamu dengan mengajukan pertanyaan "jadi maunya gimana?". Aku akan diam sesaat, dan berpikir
apa yang bisa membuat senyum Kamu kembali lagi? karena senyum mu yang menghidupkan hidup ku, sungguh! semua hanya karena Kamu.
Aku pun tau, Kamu menerima Aku di samping Kamu bukan semata2 Aku tampan. ketika Kamu mengidolakan seseorang yang tampan maka Aku akan memasang tampang tidak peduli, dan mencoba mengalihkan pembicaraan, bukan Aku tidak peduli, sebenarnya Aku cukup muak dengan cara Kamu menyanjung lelaki yang bahkan mengenal Kamu saja tidak, tapi Aku harus menjadi pemimpin yang baik untuk Kamu. dan menjadikan Aku bersikap lebih bijaksana di depan Kamu. sungguh! semua itu hanya karena Kamu..
Aku cukup mengerti bahwa Kamu menghargai setiap usaha yang Aku lakukan untuk membantu Kamu mengerjakan tugas mu, ketika Kamu mengatakan dalam kesulitan, sungguh Aku akan berusaha sebisa Aku untuk membantu Kamu. dan ketika Aku datang kerumah Kamu dengan makanan, tanpa tugas yang Kamu butuhkan, artinya Aku tidak mendapatkan apa yang Kamu cari dan yang ada dipikiran Aku saat itu hanyalah bahwa usaha terakhir yang dapat Aku lakukan hanya menemani Kamu! hingga tugas itu selesai, meyakinkan bahwa Kamu tidak lupa untuk mengisi perut Kamu, Aku sungguh khawatir pada kesehatan Kamu.. sungguh,semua itu hanya karena Kamu..
Aku pun tau Kamu menilai Aku minus ketika tau Aku merokok, dan ketika itu juga Aku berusaha menghilangkan kebiasaan Aku. ketika Aku tidak berhasil, maka Aku akan berusaha menguranginya. menghilangkan kebiasaan itu sedikit demi sedikit. namun ketika
tidak berhasil juga maka Aku tidak akan merokok di depan Kamu. namun, ketika Kamu terus menekan Aku, maka dengan sangat terpaksa
Aku akan berbohong pada Kamu, walaupun Aku tau hal itu salah, namun itu Aku lakukan hanya untuk membuat Kamu nyaman di samping Aku. sungguh, semua itu hanya karena Kamu..
Aku tau, Kamu kesal ketika Aku mengacuhkan Kamu hanya untuk bermain game bersama teman2 ku. tapi ketika itu, ketika ada sedikit waktu, Aku mencari handphone Aku dan menanyakan kabar Kamu, karena Aku ingin mengetahui kabar Kamu. dan tahukah Kamu? sebelum Aku bermain game itu, Aku membicarakan kamu, membanggakan bahwa Aku memiliki pasangan terbaik di dunia! atau membicarakan masalah-masalah yang timbul pada hubungan Aku, dan sahabatku akan memberikan sarannya untuk menyelesaikan masalah kita, itu Aku lakukan hanya karena Aku ingin mendengarkan pendapat orang yang dekat dengan Aku mengenai keputusan yang akan Aku buat.
kadang memang Aku mematikan handphone Aku, namun ketika Aku mengetahui Kamu menelpon atau membaca sms dari Kamu, maka Aku akan meletakkan game itu dan berlari ke pojok kamar menelepon Kamu. tidak peduli teman2 Aku bersorak sorak menggoda Aku, sungguh, semua itu hanya karena Kamu..
Aku pun sadar, Aku bukan bayi yang harus Kamu ingatkan untuk sembahyang, atau makan. kadang Aku akan bersikap tak peduli.
namun ketika Aku membaca sms Kamu atau mendengarkan suara Kamu ketika mengingatkan Aku untuk makan, maka pada saat itu Aku pasti tersenyum dan berterima kasih (walaupun tidak Aku ucapkan), dan ketika Aku membalas dengan kata-kata "iya, kamu juga ya..",
maka Aku benar2 tulus mengatakannya... sungguh, semua itu hanya karena Kamu...
Ketika Aku acuh pada mu, maka pada saat yang sama Aku sedang menyiapkan kejutan untuk Kamu. dan ketika Aku memberikan barang milik ku pada mu waktu mengantarkan Kamu hingga pintu dan pamit pada orang tua mu, maka Kamu harus tau bahwa barang itu
adalah barang yang berharga bagi Aku. (walaupun barang itu terlihat biasa untuk Kamu) tolong tersenyumlah untuk Aku, karena senyum itu yang menghidupkan hidup Aku! sungguh, semua itu hanya karena Kamu..
Dan ketika Kamu bersedih, lalu Aku melakukan hal-hal konyol, melontarkan lelucon-lelucon yang mungkin tidak lucu. maka Aku sungguh tidak bermaksud memperkeruh suasana, Aku ingin melihat Kamu kembali tersenyum. hanya itu. dan ketika Kamu melihat Aku dengan pandangan tidak suka, maka ketika itu Aku sungguh merasa bersalah. jalan terakhir yang akan Aku lakukan adalah meminta maaf. berharap itu dapat sedikit mengurangi beban Kamu. sungguh, semua itu hanya karena Kamu..
Sejujurnya Aku tidak menyukai pujaan hati Aku menangis. sungguh itu membuat Aku bingung setengah mati! maka tolong jangan salahkan Aku, ketika Aku meminta Kamu berhenti menangis. namun Aku pasti akan mendengarkan apa yang Kamu ucapkan dalam tangis mu, dan percayalah, Aku akan tetap disamping mu walaupun Kamu menangis hingga tertidur di depan Aku. maka, Aku akan membawa Kamu masuk kerumah dan pamit pulang pada ayah ibu Kamu. dan tunggulah, maka Aku akan menelepon Kamu keesokan harinya untuk menanyakan kabar Kamu. atau datang ke rumah membawakan coklat untuk melihat senyum Kamu lagi. sungguh, itu hanya karena Kamu..
Bagi Aku, Kamu tetap yang tercantik! ketika Kamu bertanya mengenai berat badan Kamu yang naik? atau baju Kamu yang mulai tidak cukup?
maka dalam hati Aku tertawa. namun yang keluar dari mulut Aku hanya senyuman. Aku akan berkata tidak, bukan untuk membohongi Kamu, tapi karena di mata Aku Kamu tetap paling indah!! karena Aku sebenarnya tidak mencari malaikat yang tanpa cela, atau bidadari yang paling cantik sedunia, Aku mempunyai peri kecil yang selalu ada di samping Aku. ya! itu adalah Kamu.. mengertilah, sungguh, itu hanya karena Kamu..
Ketika Kamu berkata baik2 saja, maka Aku akan tersenyum dan berkata, "ok, kalo ada apa2 bilang ya…???". karena Aku tidak ingin memaksa Kamu mengatakan sesuatu yang tidak ingin Kamu katakan pada Aku, dan tanpa Kamu minta Aku akan bertanya pada sahabat Kamu apakah Kamu benar2 baik2 saja? jika sahabat Kamu tidak mau menceritakannya maka Aku tidak akan mencari tau lagi. karena Aku berharap Kamu cukup mempercayai Aku untuk menceritakan semuanya.. bukan karena Aku memaksa Kamu, sungguh, itu semua hanya karena Kamu....
Dan ketika Kamu membutuhkan Aku, yakinlah bahwa Aku akan selalu ada untuk Kamu. ketika Kamu mengatakan "tidak usah" pun,
Aku akan selalu ada di samping Kamu. karena Kamu adalah orang yang Aku sayangi, percayalah..!! sungguh, semua ini hanya karena Kamu..
Jika Aku sudah memilih Kamu, maka yakinlah, Kamu adalah peri kecil Aku, setidaknya itu yang Aku pikirkan saat itu...
Ketika Kamu (mungkin tanpa Kamu sadari) menyakiti hati Aku dan meninggalkan Aku, Aku mungkin akan marah. tapi itu hanya sesaat, dan yang Kamu harus tahu, ketika Aku benar2 telah memilih Kamu untuk menemani Aku, maka walaupun hubungan itu berakhir,
separuh ruangan hati Aku sudah Kamu tulis menjadi ruangan Kamu, maka ketika Aku mempunyai kekasih yang lain, maka mereka hanya akan mengisi ruang di sisi yang lain, datang, dan pergi pada sisi itu. ruangan Kamu akan tetap kosong untuk Kamu, ketika Kamu kembali untuk Aku.
Tapi tolong, jangan khianati Aku dengan lelaki yang lain! karena itu akan sangat menyakitkan untuk Aku! Dan maaf atas semua kecerobohanku yang menyakiti kamu, karena Aku tak bisa berfikir jernih karena perlakuanmu…. Itulah wujud sayang dan perhatianku padamu…..

Sabtu

My new Web...

0 komentar
blog kurang di urus, tapi si alvin bikin web !!!... kunjungi dan dapatkan hadiah.. persediaan terbatas..
www.alvin-girsang.tk

is it true love?

0 komentar
wah.. sudah hampir 3 bulanan saia gak posting2 di blog nih... soalnya akhir akhir ini saia sibuk dengan pacar baru... hehehe.. ternyata pusa pasangan bisa mengalihkanmu dari rutinitas yang menjemukan, bawaannya selalu happyyy ^_^, tapi semuanya tidak seindah dan semudah yang kubayangkan... saia mau critakan kronologisnya.. pasangan saia ini , emm sebut saja bunga, awalnya si bunga ini hanyalah sebatas teman saja, udah 4 tahun 1 angkatan tapi jarang tegur sapa, tapi akhir 2009 kami mulai dekat karena satu hal yang di anggap para mahasiswa menakutkan 'SKRIPSI', yaa, di saat itu kami mulai dekat.. sebenarnya tak ada ketertarikan khusus sama si bunga, lagipula si  bunga ini udah punya cowo jg... mungkin karena seringnya kami dekat, curhat trus jadi sahabat.. timbulah benih-benih cinta, padahal cowonya si bunga ini posesif banget. Singkat cerita berdasarkan pengalaman, jam terbang dan kondisi yang mendukung, jadilah kami benar-benar sebuah pasangan, masing-masing dari kami bilang kalo kami masing-masing adalah true lovenya. Tapi ternyata perjuangan belum berakhir.  Selain kami memiliki perbedaan keyakinan, yang menjadikan masing-masing dari kami ragu-ragu ditambah si Mantan, sebut saja Kambing, yang jelas-jelas selalu membuat bunga menangis selalu membayanginya dengan sejuta rayuan untuk kembali pada si bunga. Karena sekarang saia dan si bunga sudah beda kota alias LDR, membuat si mantan makin menjadi-jadi... Dan baru kusadari kalo si bunga ternyata tidak dapat LDR dengan banyak alasan yang di ungkapkan. Semakin sulit pula saia untuk mempertahankannya. Karena masing-masing dari kami masih sangat ragu. Disatu sisi dia seorang wanita yang wedding-oriented banget. Dan saia masih baru sembuh dari Wedding phobia.
Dapatkah saia bertahan??.. atau sama-sama saling berkomitmen untuk saling melepas di kemudian hari? yah.. temen saia Lalu bilang, kalo gak mau makan ati,, yah ga usah pacaran...

Distorsi waktu

2 komentar
Disaat waktu terhenti, ada sebuah lubang hitam besar di dalam isi kepala dan dilubuk hati. Hidup seakan searah, monotone dan hampa. Apa yang dikerjakan tak akan ada hasil, apa yang dibicarakan tak akan tersampaikan. Melihat kegelapan dalam kegelapan; mati rasa di dalam otk hakiki. Hubungan arus tidak terjadi dua arah, proses penyampaian informasi dari sistem saraf ke pusat otak berjalan sangat lambat. Distorsi Waktu, Alvin menyebutnya, sebuah perasaan dimana kita hanya diam melihat segala sesuatu dan informasi terbang melintas di depan kita, seperti orang belajar selama dua jam, tetapi tak ada satupun informasi dan ilmu yang melekat, seakan hanya lewat begitu saja. Pada akhir distorsi akan ada sebuah perputaran cepat, dimana kita akan kembali kedalam rutinitas kita. Distorsi waktu ini terjadi karena suatu hal yang terlalu dipikirikan, terlalu mendalam, over-ambisius, over-depresi. Membuat kita merasa atau berpikir nyaman di masa lalu daripada sekarang.
Cara untuk mengatasinya adalah berpandangan jauh kedepan, menembus batas kepercayaan yang dapat membuat kita tersenyum dan bergairah, melihat kebelakang tentang apa saja yang kita perbuat, entah itu bagus atau tidak. Karena dengan melihat kebelakang sebentar adalah sebuah persiapan atau ancang-ancang kita untuk melewati lubang hitam tersebut, seperti seorang atlet yang akan mundur selangkah untuk mendapatkan pijakan agar melompat lebih tinggi. Dalam hal ini alkohol, nicotine, dan cafein tidak akan membantu banyak, hanya dorongan dan komunikasi dari sahabat yang dapat membuat anda tersenyum adalah kuncinya. Biarkan perasaan dan senyuman itu yang menutup lubang dan menembus kegelapan di diri Saya, Anda dan Dia

Jumat

Hargai Waktu

0 komentar
Hargai Waktu !!
Sejarah peradaban manusia telah dengan jelas menunjukkan kepada kita, bahwa kekayaan sumberdaya alam, warna kulit, dan kecerdasan sumberdaya manusia semata tidak menentukan keberhasilan sebuah bangsa menjadi bangsa yang maju dan makmur. Sebuah bangsa membutuhkan sikap, disiplin, integritas, kemauan bekerja keras, kepatuhan pada hukum dan peraturan, penghargaan kepada hak-hak orang lain, dan kegairahan untuk melakukan perbaikan terus menerus agar menjadi bangsa yang maju dan makmur.
Masalahnya adalah, jika pendidikan kita dapat didefinisikan sebagai sebuah proses memaknai seluruh pengalaman hidup kita, pendidikan selama ini didekati secara formalistik sebagai sebuah sektor di antara sektor-sektor lainnya. Kebijakan pembangunan pendidikan nasional gagal menyadarkan kita untuk akrab dengan lingkungan kita sendiri dan kreatif menyediakan solusi-solusi bagi beragam persoalan kehidupan kita. Sebagai negara agraris, harus dikatakan, bahwa pembangunan pertanian kita saja tidak menunjukkan kinerja yang membanggakan, apatah lagi kinerja pembangunan kelautannya. Pendek kata, pendidikan kita gagal mengantarkan kita untuk memiliki kompetensi teknikal, dan sosial yang diperlukan untuk mengubah sumberdaya alam yang melimpah itu menjadi sumber kemakmuran dan kemajuan.
Sewaktu kita di sekolah dan di kampus, sekolah dan kampus gagal mengembangkan kemandirian kita sebagai agen-agen perubahan (change agents) yang mengambil sikap kritis pada proses-proses pembangunan, namun seringkali justru menjadi benteng kemapanan, dan mereduksi diri menjadi sekedar diploma mills (pabrik ijazah). Kampus juga menjadi contoh yang buruk dalam manajemen waktu : prosentase mahasiswa yang mampu menyelesaikan kuliah tepat waktu (8 semester/ 4 tahun) cukup rendah. Kegagalan pendidikan kita tidak saja telah menyebabkan tidak saja sektor pertanian dan kelautan kekurangan para enterpreneur –sebagai agen perubahan- dan tenaga kerja dengan wawasan dan kompetensi yang memadai, dua sektor inipun merupakan dua sektor yang kurang berkembang, dan kurang terurus, terlebih sektor kelautannya.
Kita sering dengan mudah mengambil kesimpulan bahwa keterbelakangan kita merupakan akibat dari sistem yang brengsek, ketiadaan leadership atau moral kita yang buruk. Beberapa sosiolog terkemuka mengatakan bangsa kita ini termasuk bangsa dan negara yang lembek (soft nation and state).

Positive thinking

0 komentar
Berpikir Positif. Posting alias positive thinking merupakan suatu pola pikir dimana kita mengartikan suatu peristiwa demi peristiwa dengan sudut pandang yang baik, atau mengambil hikmah dari setiap perbuatan yang kita lakukan, kadang suatu pikiran pertama yang keluar dari pikiran kita dalam menanggapi sebuah peristiwa tidaklah sepenuhnya benar, kadangkala seperti prasangka buruk atau merendahkan orang merupakan mayoritas pikiran utama yang selalu keluar dari otak manusia, tetapi bila kita dapat berpikir positif maka suatu kejadian buruk sekalipun dapat kita artikan sebagai sebuah pelajaran hidup, ada sebuah ilustrasi yang menggambarkan seorang manajer keuangan dalam suatu perusahaan, ia harus tiba di kantornya untuk menghadiri rapat umum tahunan yang dihadiri oleh berbagai atasan penting, sehingga ia harus tepat tiba di kantor pukul 09.00 tepat, tapi pada saat itu ia terlambat bangun, karena sang istri lupa membangunkan dirinya, ia bergegas pergi menuju stasiun untuk menaiki KA pukul 08.00, sampai distasiun ternyata KA yang hendak ia naiki ternyata sudah berangkat, akhirnya ia pun tertinggal kereta. Dengan kesal ia menelpon istrinya langsung melabrak dan memaki-maki istrinya karena lalai membangunkannya, ia frustasi karena ia pasti akan di pecat karena hal ini, setelah beberapa saat ia sudah lemas duduk di kursi peron dengan lesu menunggu kereta selanjutnya tiba. 15 menit berlalu, terdengar kabar dari pihak stasiun menyiarkan bahwa kereta selanjutnya akan terlambat dengan waktu yang tidak ditentukan, makin tersulutlah emosinya, dan langsung pergi ke kantor tempat kepala stasiun tersebut dan memaki-makinya dan menjelaskan tentang permasalahan yang ia alami, dengan lesu kepala stasiun tersebut menyalami kepala manajer tersebut dan berucap “ Selamat pak, karena bapak luput dari kecelakaan maut yang menimpa kereta api kami pada pemberangkatan sebelumnya”. Pola pikir kita sangat erat kaitannya dengan emosi sesaat kita, bila kita mencoba merubah pola pikir kita, maka emosi kita tidak akan mudah tersulut dan peristiwa-peristiwa yang terjadi tidaklah terasa lebih ringan dan bermakna.

Mengatasi Masalah Hidup

0 komentar
Mengatasi Masalah Hidup

1. The Power of Kepepet. Terkait khususnya dengan sikap suka menunda pekerjaan, salah satu cara mengatasinya dengan menggunakan the power of kepepet. Katakan pada diri kita kalau kita punya waktu tak lama. Mungkin lima menit atau 10 menit untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus kita lakukan. Bahkan mungkin dengan pernyataan yang lebih ekstrem, katakan kalau mungkin ini aktivitas terakhir yang bisa kita lakukan di dunia ini. Saya yakin kita akan melakukannya dengan penuh kesungguhan dan tak ada lagi penundaan. Waktu yang singkat akan menekan kita bekerja cepat. Dalam situasi kepepet kita kerap bisa bertindak luar biasa.

2. Cintai Apa yang Anda Lakukan. Apapun profesi atau pekerjaan anda, dan apapun yang anda lakukan, lakukanlah itu dengan penuh kecintaan. Bila kita mencintai apa yang kita lakukan, tak ada kata malas, tak ada kata payah, tak ada kata putus asa. Lakukan yang anda suka dan kebahagiaan akan mengikuti anda. Bisa dalam bentuk uang atau hal lain yang jauh lebih membahagiakan yang tak dapat ditukar hanya sekedar oleh harta.

3. STOP Berpikir Negatif. Positif dan negatif merupakan kedua hal yang selalu akan berdampingan sampai kapanpun. Namun bila kita selalu hanya terjebak dalam kubangan pikiran negatif tak akan pernah ada waktu untuk melihat sebuah persoalan dengan jernih. Misalkan saja kita berkata “ah ini kan sulit”, “mana mungkin saya bisa,” dan segala macam pernyataan sejenis yang hanya melihat aspek negatif suatu hal.
Segera alihkan perhatian anda pada hal yang positif. Pada peluang baik dan kesempatan positif dari setiap hal atau peristiwa yang terjadi. Bisa sebagai sebuah kesempatan untuk belajar, untuk menjadi insan yang lebih baik, untuk mendapatkan penghasilan tambahan, untuk membangun jaringan yang lebih luas, untuk meraih cita-cita anda, atau apapun itu.
Kalau kita melihat sisi positifnya, dan bukan pada sisi negatifnya, ketakutan yang selama ini menjalar pada diri anda akan berkurang. Dan anda akan merasa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih optimis, dan penuh semangat.

4. Buat Komitmen. Kadang saya dengar pengkomentar yang misal mengetakan sedang kehilangan motivasi atau kurang bersemangat menjalani hidup. Kuncinya, berkomitmenlah secara jujur pada diri kita sendiri. Buat komitmen untuk menjalani hidup yang lebih baik dari detik ke detik, dari menit ke menit, dari jam ke jam, dari hari ke hari, dan dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya.
Kemudian katakan komitmen itu pada orang-orang di sekitar anda. Ceritakan perkembangan atau kegiatan yang telah anda lakukan terkait komitmen anda sekecil apapun itu pada orang yang sudah anda beritahu tadi.
Kita harus bertanggung jawab pada komitmen yang sudah dibuat. Jangan buat malu diri kita sendiri. Jadikan komitmen yang telah kita katakan sebagai penjaga semangat kita.

5. Mulai ACTION saja. Ya, selanjutnya ACTION saja. Saat mulai ACTION, berarti anda mulai bergerak. Tidak lagi berada di tempat yang sama. Anda sudah melakukan sebuah kemajuan. Sekecil apapun itu! Daripada hanya mengkhawatirkan hal yang tidak jelas atau berangan-angan tanpa pangkal ujung, mulai ACTION saja. Segalanya akan lebih mudah saat anda mulai ACTION.
Ada kesalahan di dalam gadget ini

About me

Foto Saya
Alvin
Complex and Complicated
Lihat profil lengkapku
 

Life is so Beautiful Design by Insight © 2009